ANALISIS PENGGANGGARAN DANA DESA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN BERAU

Authors

  • HANDAYANI JAKA SYAPUTRA Universitas Muhammadiyah Berau
  • TAMAM ROSID Universitas Muhammadiyah Berau

DOI:

https://doi.org/10.35915/accountia.v8i01.879

Keywords:

Village government, performance-based budget, budget absorption, accountability, use of performance information, Pemerintah desa, anggaran berbasis kinerja, penyerapan anggaran, akuntabilitas, penggunaan informasi kinerja

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan beberapa variabel, yakni: implementasi anggaran berbasis kinerja, penyerapan anggaran, akuntabilitas, dan penggunaan informasi kinerja dalam merumuskan perencanaan dan anggaran tahun mendatang. Penelitian diselenggarakan di Pemerintah Desa di Kabupaten Berau yang meraih status Desa Mandiri dengan menggunakan seluruh Perangkat Desa sebagai obyek penelitian. Responden penelitian adalah aparatur desa yang terlibat langsung dalam praktik perumusan perencanaan dan anggaran, serta pelaporan akuntabilitas kinerja Desa. Sejumlah 150 kuesioner dibagikan, dan hanya 97 yang diisi lengkap dan dapat diuji. Pengujian hipotesis dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggaran berbasis kinerja berhubungan positif terhadap penyerapan anggaran dan akuntabilitas perangkat desa. Selain itu, akuntabilitas yang baik juga menjadikan aparatur Pemerintah desa tergiring menggunakan laporan akuntabilitas sebagai acuan dalam perencanaan dan penganggaran untuk periode mendatang pada pemerintah desa dengan status desa mandiri.

 

ABSTRAK

This research aims to examine the relationship between several variables, namely: performance-based budget implementation, budget absorption, accountability, and the use of performance information in formulating plans and budgets for the coming year. The research was conducted at the Village Government in Berau Regency which achieved Independent Village status by using all Village Apparatus as research objects. Research respondents are village officials who are directly involved in the practice of formulating planning and budgets, as well as reporting accountability for village performance. A total of 150 questionnaires were distributed, and only 97 were filled out completely and could be tested. Hypothesis testing is carried out using the Structural Equation Model (SEM) approach. The research results show that performance-based budgeting is positively related to budget absorption and accountability of village officials. Apart from that, good accountability also encourages village government officials to use accountability reports as a reference in planning and budgeting for the next period in village governments with independent village status.

 

References

Achyani, F., & B. T. Cahya. (2011). Analisis Aspek Rasional Dalam Penganggaran Publik Terhadap Efektivitas Pengimplementasian Anggaran Berbasis Kinerja Pada Pemerintah Surakarta. Maksimum, 1(2).

Akbar, R., R. Pilcher, & B. Perrin. (2012). Performance measurement in Indonesia: the case of local government. Pacific Accounting Review, 24(3), 262-291.

Bawono, A. D. B. (2015). The Role of Performance Based Budgeting in the Indonesian Public Sector, Department of Accounting and Corporate Governance, Macquarie University, Australia.

Cavalluzzo, K. S., & C. D. Ittner. (2004). Implementing performance measurement innovations: evidence from government. Accounting, organizations and society, 29(3), 243-267.

Creswell, J. W. (2012). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches. California: Sage Publication.

Departemen Keuangan Republik Indonesia, dan Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2009). Pedoman Penerapan Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK). 2 ed. Jakarta: Departemen Keuangan Republik Indonesia.

Ezponiza, E. (2014). Pengaruh Penerapan Anggaran Berbasis Kinerja terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Medan. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Field, A. (2009). Discovering statistics using SPSS: Sage publications.

Ghozali, I. (2008). Structural equation modeling: Metode alternatif dengan partial least square (PLS), Universitas Diponegoro.

Habiburrochman, & A. Rizki. (2012). Effect of Performance-Based Budgeting to Effectiveness of Control: (A Study Case at Indonesia’s State University). Paper read at World Business Research Conference, Bangkok, Thailand.

Hager, G., A. Hobson, & G. Wilson. (2001). Performance-Based Budgeting: Concepts and Examples. Frankfort, Kentucky: Committee for Program Review and Investigations.

Handoko, A. W., & S. Ngumar. (2014). Analisis Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Berbasis Kinerja pada Dispenda Kota Surabaya. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, 3(12), 1-16.

Hartono, J., & W. Abdillah. (2011). Konsep dan Aplikasi PLS (Partial Least Square) untuk Penelitian Empiris. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Hatry, H. P. (2002). Performance Measurement: Fashions and Fallacies Public Performance & Management Review, 25(4), 352-358.

Jong, M. d., I. v. Beek, & R. Posthumus. (2013). Introducing Accountable Budgeting: Lessons from a Decade of Performance-Based Budgeting in the Netherlands. OECD Journal on Budgeting, 3, 1-34.

Juliani, D., & M. Sholihin. (2014). Pengaruh faktor-faktor kontekstual terhadap Persepsian penyerapan anggaran terkait pengadaan barang/ jasa. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 11(2), 177-199.

Kurrohman, T. (2013). Evaluasi Penganggaran Berbasis Kinerja melalui Kinerja Keuangan yang Berbasis Value For Money di Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Jurnal Dinamika Akuntansi, 5(1), 1-11.

Kusuma, E. A., & I. K. Budiartha. (2013). Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Komitmen Organisasi dan Ketidakpastian Lingkungan pada Ketepatan Anggaran (Studi Empiris di SKPD Pemerintah Provinsi Bali). E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 3(3).

Lestari, I. P. (2014). Pengaruh Penerapan Anggaran Berbasis Kinerja terhadap Akuntabilitas Kinerja (Studi Survei pada Dinas SKPD Pemerintah Kota Bandung). Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Widyatama, Bandung.

Locke, E. A., K. N. Shaw, L. M. Saari, G. P. Latham. (1981). Goal setting and task performance: 1969–1980. Psychological bulletin, 90(1), 125.

Mackay, K. (2007). How to build M&E Systems to Support Better Government. Washington: World Bank.

Maisarah, F. S. (2014). Pengaruh Akuntabilitas Publik, Partisipasi Masyarakat, Transparansi Publik, dan APBD Berbasis Kinerja terhadap Kualitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kota Banda Aceh. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh.

Mulihartanti, M. T. (2017). Analisis Penerapan Penganggaran Berbasis Kinerja pada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara (Studi Kasus untuk Tahun Anggaran 2011). Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Nurkhamid, M. (2008). Implementasi Inovasi Sistem Pengukuran Kinerja Instansi Pemerintah. Jurnal Akuntansi Pemerintah, 3(1), 45-76.

Osborne, D., & T. Gaebler. 1992. Reinventing Government: How the Entrepreneurial Spirit is Transforming the Public Sector. Reading, MA: Addison-Wesley.

Pratolo, S., & B. Jatmiko. (2017). Akuntansi Manajemen Pemerintah Daerah. Yogyakarta: LP3M UMY. Prayudi, M. A., & H. Basuki. (2014). Hubungan

Aspek Power, Penerapan Sistem Pengendalian Administratif, Akuntabilitas, dan Efisiensi Program Jaminan Kesehatan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 11(1), 57-77.

Republik Indonesia. (2000). Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah. Jakarta. Ringle, C. M., S. Wende, & J.-M. Becker. (2015).

SmartPLS 3. Boenningstedt: SmartPLS GmbH

Robinson, M. (2011). CLEAR Training Materials: Performance-based Budgeting (Manual). Johannesburg: Regional Centers for Learning on Evaluation and Results.

Robinson, M., & D. Last. (2009). A Basic Model of Performance-Based Budgeting. Washington DC: Fiscal Affairs Department - International Monetary Fund.

Sihaloho, F., & A. Halim. (2005). Pengaruh Faktor- Faktor Rasional, Politik dan Kultur Organisasi Terhadap Pemanfaatan Informasi Kinerja Instansi Pemerintah Daerah. Simposium Nasional Akuntansi VIII Solo, 15-16.

Sofyani, H., & R. Akbar. (2013). Hubungan Faktor Internal Institusi dan Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Pemerintah Daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 10(2), 207-235.

Syachbrani, W., & R. Akbar. (2013). Faktor-Faktor Teknis dan Keorganisasian yang Memengaruhi Pengembangan Sistem Pengukuran Kinerja Pemerintah Daerah. Jurnal Review Akuntansi dan Keuangan, 3(2).

Tohom, A. (2015). Penyerapan Anggaran = Kinerja Anggaran?. Warta Pengawasan XXII, 2-9.

Ulum, I., & H. Sofyani. (2016). Akuntansi (Sektor) Publik. Yogyakarta: Aditya Media Publishing.

Verasvera, F. A. (2016). Pengaruh Anggaran Berbasis Kinerja terhadap Kinerja Aparatur Pemerintah Daerah (Studi Kasus pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat). Jurnal Manajemen Maranatha, 15(2).

Wang, X., & E. Berman. (2000). Hypotheses about Performance Measurement in Counties: Finding from a Survey. Journal of Public Administration Research and Theory, 11(3), 403-428.

Wibisono, S. (2016). Pengaruh Penerapan Anggaran Berbasis Kinerja terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 5(9), 1-22.

Widodo, T. (2016). Performance-Based Budgeting: Evidence from Indonesia. Dissertation, College of Social Sciences, University of Birmingham, Birmingham, UK.

Wijaya, A. H. C., & R. Akbar. (2013). The Influence of Information, Organizational Objectives and Targets, and External Pressure towards the Adoption of Performance Measurement System in Public Sector. Journal of Indonesian Economy and Business: JIEB. 28(1), 62.

Wijayanti, A. W., M. R. K. Muluk, & R. Nurpratiwi. (2012). Perencanaan Anggaran Berbasis Kinerja di Kabupaten Pasuruan. WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora, 15(3), 10-17.

Yani, F. (2013). Pengaruh APBD Berbasis Kinerja dan Pengawasan DPRD terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Studi Empiris pada Instansi Pemerintah Daerah di Kota Padang). Skripsi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang, Padang.

Jaka Saputra , H. ., & Suryadi. (2022). Pengaruh Partisipasi Masyarakat Dan Akuntabilitas Keuangan Kampung Terhadap Persepsi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kampung (APBKamp) (Studi Di Kampung Bukit Makmur, Kabupaten Berau). Accountia Journal (Accounting Trusted, Inspiring, Authentic Journal), 6(01), 86–101. https://Doi.Org/10.35915/Accountia.V6i01.659

Downloads

Published

2025-10-06

How to Cite

SYAPUTRA, H. J., & ROSID, T. (2025). ANALISIS PENGGANGGARAN DANA DESA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN BERAU. ACCOUNTIA JOURNAL (Accounting Trusted, Inspiring, Authentic Journal), 8(01), 40–52. https://doi.org/10.35915/accountia.v8i01.879