EVALUASI INDEKS KUALITAS PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH: STUDI KASUS KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR

Authors

  • ANGGITA GHASSANI PUTRI Universitas Muhammadiyah Berau

DOI:

https://doi.org/10.35915/accountia.v8i01.875

Keywords:

Perencanaan Daerah, Indeks Kualitas, Analisis Hirarki Proses, Keterlibatan Pemangku Kepentingan., Regional Planning, Quality Index, Analytical Hierarchy Process, Stakeholder Engagement

Abstract

ABSTRACT

The study evaluates the Planning Quality Index (Indeks Kualitas Perencanaan - IKP) for Berau Regency in 2021, focusing on three dimensions: the planning process, document content, and assurance of follow-up. The Analytical Hierarchy Process (AHP) method was employed to weight the indicators of quality assessment, and data collection involved questionnaires, documentation studies, and Focus Group Discussions (FGDs) with multi-stakeholders. The Planning Quality Index (IKP) of the RKPD of Berau Regency in 2021 is overall categorized as "Good," with an average score of 81.28. The dimension of follow-up assurance contributed the highest weighted score of 34.81, followed by the document content dimension with a weighted score of 26.79, and the document preparation process dimension with a score of 19.69. The findings reveal that the follow-up dimension significantly influences planning quality, emphasizing the need for improved integration between planning documents and implementation. The research offers insights into regional development planning practices, serving as a benchmark for other regions in Indonesia.

 

ABSTRAK

Penelitian ini mengevaluasi Indeks Kualitas Perencanaan (IKP) Kabupaten Berau tahun 2021, dengan fokus pada tiga dimensi: proses penyusunan, isi dokumen, dan jaminan tindak lanjut. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan bobot indikator penilaian kualitas, dengan pengumpulan data melalui kuesioner, studi dokumentasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan berbagai pemangku kepentingan. Indeks Kualitas Perencanaan (IKP) RKPD Kabupaten Berau Tahun 2021 mendapat predikat "Baik" dengan rata-rata nilai 81,28. Dimensi jaminan tindak lanjut memberikan kontribusi terbesar (34,81), disusul oleh dimensi isi dokumen (26,79) dan proses penyusunan dokumen (19,69). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi jaminan tindak lanjut memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas perencanaan, menyoroti perlunya integrasi lebih baik antara dokumen perencanaan dan implementasi. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai praktik perencanaan pembangunan daerah, yang dapat menjadi acuan bagi wilayah lain di Indonesia.

 

References

Farahwati, F. (2020). Pembangunan berkelanjutan menjadi dasar terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Legalitas, 5(1), 65.

Kuncoro, M. (2018). Perencanaan pembangunan. Gramedia Pustaka Utama.

Littik, S. K. A. (2023). Kualitas perencanaan dalam tata kelola program kesehatan di wilayah terpencil kepulauan. Center for Open Science.

Marwah Auliyani, & Muhammad Yafiz. (2022). Peran badan perencanaan pembangunan daerah (BAPPEDA) dalam perencanaan pembangunan. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 1(2), 94–105.

Pemerintah Pusat, I. (n.d.-a). UU No. 23 Tahun 2014. Database Peraturan | JDIH BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38685/uu-no-23-tahun-2014

Pemerintah Pusat, I. (n.d.-b). UU No. 25 Tahun 2004. Database Peraturan | JDIH BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/40694/uu-no-25-tahun-2004

Rahadian Auliansyah. (2024). Implementasi roadmap reformasi birokrasi dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Semarang. Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 1(1), 1–10.

Rembang, P. K. (2022). Indeks Kualitas Perencanaan 2022 Kabupaten Rembang. BPKAD.

Rezeki, S. (2021). Peran sistem informasi manajemen berbasis komputer dalam meningkatkan administrasi publik di lingkungan pejabat area Kabupaten Berau. Center for Open Science.

Setiawan, P. (n.d.). Analisis faktor-faktor yang memoderasi pengaruh partisipasi penganggaran terhadap kinerja manajerial (Studi empiris: Organisasi rumah sakit Kota Medan) [Universitas Andalas]. Retrieved November 20, 2024.

Soebagiyo, D. (2007). Model perencanaan ekonomi melalui metode pengambilan keputusan dengan AHP (Analytic Hierarchy Process). Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi Dan Pembangunan, 2(1), 29.

Downloads

Published

2025-10-06

How to Cite

GHASSANI PUTRI, A. (2025). EVALUASI INDEKS KUALITAS PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH: STUDI KASUS KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR. ACCOUNTIA JOURNAL (Accounting Trusted, Inspiring, Authentic Journal), 8(01), 13–24. https://doi.org/10.35915/accountia.v8i01.875