ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NOMOR 24 TERHADAP KEAKURATAN LIABILITAS IMBALAN KERJA PADA PT TUNAS ARTHA GARDATAMA KABUPATEN BERAU
Keywords:
PSAK 24, Imbalan Kerja, Liabilitas, Pengukuran, Pengungkapan., PSAK 24, Employee Benefits, Liability, Measurement, Disclosure.Abstract
Penelitian ini menganalisis penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 24 mengenai Imbalan Kerja pada PT Tunas Artha Gardatama Kabupaten Berau. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian pengakuan dan pengungkapan imbalan kerja yang dilakukan oleh perusahaan dengan ketentuan PSAK 24. Imbalan kerja merupakan liabilitas penting yang perlu diukur dan diungkapkan secara akurat dalam laporan keuangan, karena akurasi tersebut berkorelasi langsung dengan transparansi dan kredibilitas informasi keuangan.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara untuk menganalisis praktik perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Tunas Artha Gardatama telah mengimplementasikan beberapa aspek PSAK 24, terutama dalam hal pemberian imbalan kerja jangka pendek seperti gaji, upah lembur, dan Tunjangan Hari Raya (THR). Namun, ditemukan ketidaksesuaian pada beberapa elemen, termasuk kurangnya penyediaan imbalan non-moneter dan belum optimalnya pengukuran liabilitas imbalan kerja jangka panjang.
This study analyzes the application of Financial Accounting Standards Statement (PSAK) No. 24 on Employee Benefits at PT Tunas Artha Gardatama in Berau Regency. The primary objective of this study is to evaluate the conformity of the company's recognition and disclosure of employee benefits with the provisions of PSAK 24. Employee benefits are a crucial liability that needs to be measured and disclosed accurately in financial statements, as this accuracy is directly correlated with the transparency and credibility of the financial information.
Using a qualitative approach, data were collected through documentation, observation, and interviews to analyze the company's practices. The research findings indicate that PT Tunas Artha Gardatama has implemented several aspects of PSAK 24, particularly in providing short-term employee benefits such as salaries, overtime pay, and holiday allowances (THR). However, inconsistencies were found in several elements, including the lack of provision for non-monetary benefits and the suboptimal measurement of long-term employee benefit liabilities.
References
Aulia, N., & MM, N. 2020. Analisis Penerapan Psak No. 24 Mengenai Imbalan Kerja Pada Pt. Ukindo Blankahan Estate, 11(2), 1-11. (Komite Prinsipil Akuntansi Indonesia : 1994).
Baridwan, Zaki. 2015. Sistem Informasi Akuntansi. BPFE, Yogyakarta. Hal 102.
Chotimah, C. 2021. Analisa Penerapan Imbalan Kerja Jangka Pendek dan Pascakerja Berdasarkan PSAK No. 24 Revisi 2015 pada PT ABC. Jurnal Sosial Teknologi, 1(12), 1664-1682.
Diana, Sulistiwati (2017). Akuntansi Keuangan Menengah. ANDI, Yogyakarta. Hal 4.
Hery 2017. Analisis Laporan Keuangan (Intergrated and Comprehensive edition). Grasindo, Jakarta. Hal 8.
Indonesia, P. R. 2020. Undang Undang No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Jacobus & Lady Latjandu. 2022. Analisis Penerapan PSAK 24 Tentang Imbalan Kerja Pada Hotel Diantha Bitung. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Hukum) Vol. 5 No. 2 Januari-Juni 2022, halaman 301- 308 301 Janrols, Khadijah. 2021. Akuntansi Keuangan Menengah. Batam Kepulauan Riau. Hal 7. Kasmi. 2024. Analisis Sistem Informasi Akuntansi Penggajian Karyawan pada Toko Roti Family Bakery. Universitas Muhammadiyah Berau. Muhammad Hassan. 2018. Analisis Penerapan Akuntansi Imbalan Kerja Kesesuaiannya Dengan Psak 24 Pada Hotel Al- Badar Makassar. Universitas Muhammadiyah Makassar Mulyadi. 2016. Sistem Akuntansi. Salemba Empat, Jakarta. Hal 17. 68 Nur Lidia Fitra. 2019. Penyajian Dan Pelaporan Mengenai Imbalan Kerja Ditinjau Dari Psak 24. Universitas Muhammadiyah Makassar Purba. 2012. Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Imbalan Kerja. Graha Ilmu, Yogyakarta. Hal 45. Sa’diyah, H., Oktaviani, M., & Setiawan, A. P. 2022. Pengaruh Liabilitas Dan Ekuitas Terhadap Profitbilitas Bank Syariah Nasional Di Indonesia. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 3(6), 3586-3592. Sari, Ati Retno. Defia Nurbatin., dan Supami Wahyu Setiowati. 2017. Mitra Wacana Media. Akuntansi Keuangan Berbasis PSAK. Jakarta. Hal 1.
Janrols, Khadijah. 2021. Akuntansi Keuangan Menengah. Batam Kepulauan Riau. Hal 7.
Kasmi. 2024. Analisis Sistem Informasi Akuntansi Penggajian Karyawan pada Toko Roti Family Bakery. Universitas Muhammadiyah Berau.
Muhammad Hassan. 2018. Analisis Penerapan Akuntansi Imbalan Kerja Kesesuaiannya Dengan Psak 24 Pada Hotel Al- Badar Makassar. Universitas Muhammadiyah Makassar
Mulyadi. 2016. Sistem Akuntansi. Salemba Empat, Jakarta. Hal 17. 68
Nur Lidia Fitra. 2019. Penyajian Dan Pelaporan Mengenai Imbalan Kerja Ditinjau Dari Psak 24. Universitas Muhammadiyah Makassar
Purba. 2012. Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Imbalan Kerja. Graha Ilmu, Yogyakarta. Hal 45.
Sa’diyah, H., Oktaviani, M., & Setiawan, A. P. 2022. Pengaruh Liabilitas Dan Ekuitas Terhadap Profitbilitas Bank Syariah Nasional Di Indonesia. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 3(6), 3586-3592.
Sari, Ati Retno. Defia Nurbatin., dan Supami Wahyu Setiowati. 2017. Mitra Wacana Media. Akuntansi Keuangan Berbasis PSAK. Jakarta. Hal 1.
Warren et.al. 2017. Pengantar Akuntansi 1. Salemba Empat, Jakarta Selatan. Hal 7.
Wulandari, A., & Dewi R. S. 2019. Analisis Penerapan PSAK 24 Mengenai Akuntansi Imbalan Kerja Pada PT. Karya havea Indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian (Vol. 2, No, 2 pp. 1267-1273).

















