DAMPAK KOMPETENSI APARATUR, PENGENDALIAN INTERNAL, DAN AKUNTABILITAS TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN DANA DESA

Authors

  • ABDUL HAKIM Universitas Muhammadiyah Berau
  • ANISA PUTRI Universitas Muhammadiyah Berau

DOI:

https://doi.org/10.35915/accountia.v9i1.1003

Keywords:

Village Official Competence, Internal Control System, Accountability, Fraud Prevention, Kompetensi Aparatur Desa, Sistem Pengendalian Internal, Akuntabilitas, Pencegahan Kecurangan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal, dan akuntabilitas terhadap efektivitas pencegahan kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana desa di Desa Sei Bebanir Bangun. Pendekatan kuantitatif asosiatif digunakan dalam penelitian ini. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang didistribusikan kepada seluruh aparatur desa yang berjumlah 35 responden, dengan menerapkan teknik pengambilan sampel jenuh. Hasil pengujian hipotesis secara parsial mengindikasikan bahwa kompetensi aparatur desa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan pada pengelolaan dana desa. Namun, sistem pengendalian internal secara parsial tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan. Sementara itu, akuntabilitas secara parsial terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan pada pengelolaan dana desa. Selanjutnya, hasil pengujian simultan menunjukkan bahwa kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal, dan akuntabilitas secara bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap upaya pencegahan kecurangan dalam pengelolaan dana desa.

 

This study aims to empirically examine and analyze the influence of village official competency, internal control systems, and accountability on the effectiveness of fraud prevention in village fund management in Sei Bebanir Bangun Village. An associative quantitative approach was employed in this research. Primary data were collected through questionnaires distributed to all 35 village officials, utilizing a saturated sampling technique. Partial hypothesis testing results indicate that village official competency has a positive and significant effect on fraud prevention in village fund management. However, the internal control system partially shows no significant effect on fraud prevention. Meanwhile, accountability is proven to have a positive and significant effect on fraud prevention in village fund management. Furthermore, the simultaneous test results demonstrate that village official competency, internal control systems, and accountability collectively exert a positive and significant influence on fraud prevention efforts in village fund management.

 

References

Arpani, M. L., Silfi, A., & Anggraini, L. (2022). Pengaruh whistleblowing system, kompetensi aparatur dan kesadaran Anti kecurangan terhadap pencegahan kecurangan (Studi Empiris Pada OPD Kota Pekanbaru Provinsi Riau). SYNERGY: Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 2(1), 34–44.

Biduri, S. (2018). Buku Ajar Akuntansi Sektor Publik.

Cahyadi, M. F., & Sujana, E. (2020). Pengaruh Religiusitas, Integritas, dan Penegakan Peraturan Terhadap Fraud pada Pengelolaan Keuangan Desa. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 10(2), 136.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (p. 30).

Islamiyah, F., Made, A., & Sari, A. R. (2020). Pengaruh Kompetensi Aparatur Desa, Moralitas, Sistem Pengendalian Internal, Dan Whistleblowing Terhadap Pencegahan Fraud Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Wajak. Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, 8(1), 1–13.

Kivaayatul Akhyaar, A. H. P., Afif, N., & Prasetya, W. A. (2022). Pengaruh Kepatuhan Pelaporan Keuangan, Sistem Pengendalian Internal Dan Whistleblowing System Terhadap Pencegahan Fraud Pengelolaan Dana Desa. KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 13(2), 202–217.

Kurniawati, E. (2023). Pengaruh kompetensi aparatur, moralitas, transaparansi, akuntabilitas dan pengendalian internal terhadap pencegahan kecurangan (fraud). 13(1).

Muliawati, I. A. P. Y., & Karyada, I. P. F. (2020). Hita Akuntansi dan Keuangan Universitas Hindu Indonesia Edisi Januari 2021. Jurnal Fakultas Ekonomi Bisnis Dan Pariwisata Universitas Hindu Indonesia, 1–25.

Septian, M. R. E., & Ratnawati, T. (2023). Studi Literatur: Relevansi Diamond Fraud Theory Dalam Menilai Perilaku Fraud. Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 3(1), 236–248.

Sormin, T. E. (2023). Pengaruh kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal, komitmen organisasi dan akuntabilitas terhadap pencegahan fraud pengelolaan dana desa.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alf.

Sujarweni, W. (2015). Akuntansi Sektor (pp. 1–502).

Sujarweni, W. (2022). Akuntansi sektor publik. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Baru Press.

Sulistiyantoro, D., & Zahara, I. (2023). Pengaruh Sistem Pengendalian Internal, Aksesibilitas Informasi Desa, Kompetensi Aparatur Desa, Sistem Keuangan, Pemanfaatan Teknologi Lnformasi, Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Terhadap Pencegahan Kecurangan Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Analisa Akuntansi Dan Perpajakan, 7(2), 185–199.

Downloads

Published

2025-10-06

How to Cite

HAKIM, A., & PUTRI, A. (2025). DAMPAK KOMPETENSI APARATUR, PENGENDALIAN INTERNAL, DAN AKUNTABILITAS TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN DANA DESA. ACCOUNTIA JOURNAL (Accounting Trusted, Inspiring, Authentic Journal), 9(1), 15–29. https://doi.org/10.35915/accountia.v9i1.1003