Tinjauan Jalur Kritis Untuk Efisiensi Waktu Dan Biaya Pada Proyek Perluasan Jaringan Pipa Sistem Penyediaan Air Minum Tembudan
Keywords:
Critical Path Method, crashing, kurva‑S, efisiensi waktu, biaya proyek, jalur kritisAbstract
Proyek perluasan/pengembangan jaringan pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tembudan Batu Putih di Kabupaten Berau (TA 2024) bertujuan meningkatkan cakupan layanan air bersih. Kompleksitas lintas-disiplin dan keterikatan dependensi menjadikan proyek rentan terhadap deviasi waktu–biaya, sehingga diperlukan strategi percepatan yang ekonomis. Penelitian ini menerapkan Critical Path Method (CPM) dan crashing berbasis lembur terukur tiga jam per hari. Data yang digunakan meliputi jadwal rencana (baseline CPM), RAB Adendum 2 (CCO2), laporan progres mingguan/bulanan, dan wawancara pelaksana. Hasil menunjukkan durasi total berkurang dari 201 menjadi 193 hari (percepatan 8 hari) dengan tambahan biaya Rp 153.664.113,37. Total biaya setelah percepatan menjadi Rp 15.559.137.113,37 (dari baseline Rp 15.405.473.000,00). Biaya percepatan per hari = Rp 19.208.014,17. Temuan ini menegaskan efektivitas CPM dan crashing (lembur 3 jam/hari) dalam meningkatkan kinerja waktu–biaya tanpa mengorbankan mutu.




