Penguatan Kesadaran Ekologis Masyarakat melalui Aksi Bersih Lingkungan Mapala Universitas Muhammadiyah Berau
DOI:
https://doi.org/10.35915/mandela.v2i01.1197Keywords:
Aksi Bersih Lingkungan, Kesadaran Ekologis, Mapala, Kolaborasi Multipihak, Sungai KelayAbstract
Artikel ini menganalisis Aksi Bersih Lingkungan 2026 bertema "Dari Jejak Pendaki Menuju Jejak Lestari" yang diinisiasi oleh Mapala Universitas Muhammadiyah Berau pada 19 Juni 2026 di kawasan bersejarah Keraton Sambaliung, tepian Sungai Kelay. Merespons rendahnya kesadaran kolektif terhadap ekosistem perairan, kegiatan ini mengadaptasi prinsip minim jejak ke ruang publik perkotaan. Menggunakan metode deskriptif-analitis, kajian ini mengevaluasi pelaksanaan aksi dalam kerangka teori kesadaran ekologis. Hasil analisis menunjukkan bahwa kolaborasi multipihak lintas sektor terbukti efektif menghadirkan pendidikan lingkungan yang holistik—menggabungkan pengetahuan, pengalaman, dan aksi nyata. Pemilihan lokasi bersejarah juga sukses mengintegrasikan narasi pelestarian alam dengan kebanggaan warisan budaya lokal. Kegiatan ini memberikan dampak positif secara ekologis, edukatif, dan sosial-kelembagaan. Guna merespons tantangan keberlanjutan, artikel ini merekomendasikan edukasi masyarakat yang berkesinambungan, pemantauan dampak jangka panjang secara sistematis, serta replikasi program di sepanjang Sungai Kelay dan Segah untuk memperluas skala perilaku pro-lingkungan di Kabupaten Berau.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






